Perbedaan Farmasi Dan Apoteker

Farmasi dan Apoteker saat ini menjadi salah satu jurusan yang banyak diminati, dari beberapa perguruan tinggi yang menyediakan program studi farmasi dan apoteker, hampir selalu dipenuhi oleh calon mahasiswa yang ingin mendalami bidang ilmu tersebut, dan dua bidang profesi ini banyak diminati oleh kaum wanita, namun bukan tidak mungkin pria juga bisa menekuni profesi ini. Banyak perguruan tinggi terbaik dibidang farmasi dan apoteker yang bisa menjadi tujuan, seperti di program studi farmasi, Universitas Hasanudin (Makassar), Universitas Sumatera Utara (Medan) dan Universitas Andalas(Padang) merupakan perguruan tinggi dengan program studi farmasi terbaik, sedangkan program studi apoteker terbaik disabet oleh Univeritas Indonesia (Depok), Universitas Hasanuddin (Makassar) dan Universitas Islam Indonesia (Yogyakarta).

Farmasi dan Apotekker merupakan salah satu bidang yang memiliki peran penting dalam dunia kedokteran dan tentunya kesehatan. Banyak orang yang memandang farmasi dan apotekker hanyalah ajudan dokter, misalnya hanya sebagai penerjemah resep dokter atau sebagai tukang ambil obat dan penjaga apotek. Dan semua persepsi tersebut salah, nah sebenarnya apa itu Farmasi dan Apoteker ? Dan apa perbedaan farmasi dan apoteker ?

Farmasi merupakan suatu Program Studi yang didalamnya mempelajari ilmu tentang cara menyiapkan obat obatan sehingga bisa dikonsumsi untuk mengatasi suatu penyakit. Di farmasi lah suatu obat obatan di buat, di campur, di racik dan membuat standar dari obat tesebut untuk pengobatan nantinya. Secara umum, hal terpenting yang dipelajari di Farmasi adalah tentang obat. Untuk menjadi seorang farmasi, maka kita secara otomatis harus suka dan mendalami 3 bidang lainnya, yaitu kimia, biologi dan kesehatan. Karena ketiga bidang tersebut memiliki kaitan erat dan peran penting dalam bidang farmasi.

Sebagai ahli farmasi, memliki tanggung jawab terhadap obat yang telah dibuat untuk mengatasi suatu penyakit yang telah sesuai analisis dokter, dan tentu nya seorang yang berprofesi di bidang farmasi harus lebih memahami obat obatan dari pada dokter. Karena dokter hanya menganalisi dan mendiagnosa penyakit, maka farmasi lah yang menentukan obat yang sesuai dengan penyakit tersebut.

Kemudian bagaimana dengan apoteker?

Apoteker sebenarnya merupakan bagian dari farmasi, baik itu yang berada di rumah sakit atau pun di suatu industri farmasi. Seorang apoteker akan memiliki tugas yang menjaga keamanan dari obat yang digunakan. Apoteker juga harus mampu melakukan penyeleksian terhadap tingkat kualitas obat-obat yang tersedia, apakah masih layak atau sudah masuk kategori kadaluarsa. Pada saat pelayanan terhadap pasien yang mencari obat, apoteker memiliki peran dalam menyarankan pasien untuk konsultasi ke dokter, kemudian menemukan obat yang cocok. Dan apoteker harus mampu menjelaskan dan memberitahu efek samping dari setiap obat yang diserahkan. Dan di suatu apotek tentunya memiliki standar tersendiri dalam penerimaan jasa apoteker.

Untuk menjadi seorang apokteker, maka kita harus menyelesaikan pendidikan dibidang tersebut minimal 5 tahun, karena dalam kurun waktu tersebut, mereka di wajibkan punya skill dan ilmu pengetahuan dalam pembuatan pil, salep, sirup dan lain sebagainya yang berhubungan dengan patoisiologi, kimia obat dan farmakoterapi. Hal ini membuktikan profesi apoteker bukan hanya sekedar penjaga, namun memiliki level yang tinggi di bidang kedokteran dan kesehatan.

Untuk meningkatkan taraf dunia kedokteran, saat ini telah ada kebijakan dari pemerintah yang mengadakan Sekolah Menengah Kejuruaan Farmasi. Bisa kita temukan di beberapa daerah diindonesia, seperti SMK SMF Indonesia Yogyakarta, SMK Farmasi Muhammadiyah 2 cirebon dan masih banyak lagi.  Ada pun keunggulan sekolah SMK Farmasi sebagai berikut :

  1. Dengan adanya SMK Farmasi tentunya mampu meningkatkan taraf SDM di bidang kesehatan,
  2. Mencetak bibit unggul sejak awal adalah alasan di adakan nya SMK Farmasi ini.
  3. Pendidikan yang langsung fokus dan terarah
  4. Tenaga pengajar yang memang ahli dibidangnya

SMK farmasi saat ini menjadi salah satu jurusan yang dipilih banyak oleh wanita, namun bagian yang tidak berminat di bidang farmasi tidak perlu khawatir, karena masih banyak jurusan di smk yang cocok untuk wanita. Berikut adalah contoh jurusan SMK yang bagus untuk wanita :

  1. Jurusan Pariwisata

Nah jika kita berbicara wisata dan travelling, hal ini tidak akan ditolak oleh wanita. Oleh karena itu jurusan ini salah satu yang sangat cocok untuk wanita dan seiring dengan pesatnya industri pariwista menambah peluang kerja yang besar

  1. Jurusan perbankan

Resepsionis, teller adalah gambaran dari profesi yang cocok untuk wanita. Dan jurusan ini bisa jadi alternatif bagi wanita. Pesatnya perbankan saat ini menjadi modal untuk masa depan

  1. Jurusan Tata kecantikan

Jurusan yang ini pasti sangat akrab dengan kaum wanita, era saat ini yang fashion, body hampir menjadi kebutuhan utama membuat peluang jurusan ini bagi kaum wanita menjadi sangat signifikan sekali.

Masih banyak lagi jurusan jurusan yang bisa di tekuni oleh kaum wanita, tentunya memiliki peluang kerja yang  sama dengan kaum laki laki.(Fadil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *